Selamat Datang di KPHP Unit IV Karossa

RPHJP Periode [2018 - 2027]


INFO KAWASAN KPHP
63.128
Luas Area KPHP (Ha)
 
48.018
Luas HP / HPT (Ha)
 
15.110
Luas HL (Ha)
 
13
Jumlah Desa
 
Blok HP / HPT
No
Jenis Blok
Luas Blok (Ha)
Jumlah Petak
1 Perlindungan
2 Pemanfaatan Kawasan/JasLing/HHBK 6897.93
3 Pemanfaatan HHK-HA 38278.93
4 Pemanfaatan HHK-HT
5 Pemberdayaan Masyarakat 2032.01
6 Blok Khusus 809,23
Blok HL
No
Jenis Blok
Luas Blok (Ha)
Jumlah Petak
1 Inti 1269.92
2 Pemanfaatan 13840.03
3 Khusus
INFO HHBK
ISI
Hasil 15 Pencapaian : KPHP Unit IV Karossa [ 2018 - 2027 ]
Poin Pencapaian
% Pencapaian
Thn Pelaporan
Sisa Tahun
A. Inventarisasi Berkala Wilayah Kelola dan Penataan Hutannya 0 %
B. Pemanfaatan Hutan pada Wilayah Tertentu 0 %
C. Rencana Pemberdayaan Masyarakat 0 %
D. Pembinaan dan Pemantauan (Controlling) yang telah ada Ijin Pemanfaatan Hutan maupun Penggunaan Kawasan Hutan 0 %
E. Penyelenggaraan Rehabilitasi Pada Areal di Luar Ijin 0 %
F. Pembinaan dan Pemantauan Pelaksanaan Rehabilitasi dan Reklamasi Pada pada Areal Ijin Pemanfaatan Hutan dan Penggunaan Kawasan 0 %
G. Penyelenggaraan Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam 0 %
H. Penyelenggaraan Koordinasi dan Sinkronisasi Antar Pemegang Ijin 0 %
I. Koordinasi dan Sinergi dengan Instansi dan Stakeholder Terkait 0 %
J. Penyediaaan dan Peningkatan Kapasitas SDM 0 %
K. Penyediaan Pendanaan 0 %
L. Pengembangan Database 0 %
M. Rasionalisasi Wilayah Kelola 0 %
N. Review Rencana Pengelolaan (Minimal 5 tahun sekali) 0 %
O. Pengembangan Investasi 0 %
Informasi Umum

Berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan Nomor : SK.799/Menhut-II/2009 tanggal 7 Desember 2009, telah ditetapkan 13 wilayah KPH di Provinsi Sulawesi Barat, dengan luas total wilyah KPH ± 1.099.827 ha, terdiri atas  KPHP  sebanyak  3  Unit dengan luas  total ±  379.153  ha,  dan KPHL  sebanyak 10 Unit  dengan luas total ±  720.674  ha. Salah satu unit KPHL mengacu SK Menteri Kehutanan tersebut adalah KPHL Karossa di Kabupaten Mamuju dengan luas wilayah ±110.989 ha, terdiri atas kawasan hutan dengan fungsi lindung seluas 61.211 ha dan kawasan hutan dengan fungsi produksi terbatas seluas 49.778 ha.

Pemekaran sebagian wilayah Kabupaten Mamuju menjadi Kabupaten Mamuju Tengah berdasarkan Undang-Undang RI Nomor 4 Tahun 2013, menyebabkan wilayah administrasi KPHL Karossa berada di wilayah administrasi Kabupaten Mamuju Tengah. Selanjutnya, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor. SK.862/Menhut-II/2014 tanggal 29 September 2014 tentang Penunjukan Kawasan Hutan Provinsi Sulawesi Barat, sebagian besar kawasan hutan lindung di dalam wilayah KPHL Karossa berubah menjadi  kawasan hutan konservasi yakni seluas 45.232 ha. Akibat perubahan fungsi kawasan hutan tersebut, maka luas wilayah KPHL Karossa berubah menjadi seluas 65.757 ha, terdiri atas hutan lindung seluas 15.979 ha (24,3%) dan hutan produksi seluas 49.778 ha (75,%). Perubahan fungsi kawasan hutan pada wilayah KPHL Karossa  tersebut menyebabkan luas hutan produksi mendominasi wilayah KPHL Karossa. Hal ini menyebabkan status KPHL Karossa berubah menjadi KPHP Karossa.

 Sebelum ditetapkan sebagai areal KPH, sebagian kawasan hutan di wilayah KPHP Karossa telah dikelola oleh swasta melalui perizinan Hak Pengusahaan Hutan (HPH) sejak tahun 1975, yaitu PT. Sulwood, PT. Rante Mario, dan PT. Zedsko. Berdasarkan updating data Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu pada Hutan Alam (IUPHHK-HA) Provinsi Slawesi Barat, tahun 2015, terdapat dua perusahaan pemegang IUPHHK-HA yang masih aktif yang sebagian arealnya berada di dalam wilayah KPHP Karossa yaitu: (1) PT. Rante Mario, dengan luas areal izin 84.040 ha, yang berakhir izinnya pada tanggal 20 November 2041 (SK. Menteri Kehutanan No. 532/Menhut-II/2009), dan (2) PT. Zedsko Permai, dengan luas areal izin 30.525 ha, yang berakhir izinnya pada tanggal 21 Juli 2049 (SK Menteri Kehutanan No. 264/Menhut-II/2004). Sebagian areal KPHP Karossa juga telah dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai lahan pertanian, kebun, dan pemukiman.