Selamat Datang di KPHP Unit V Rawas

RPHJP Periode [2014 - 2023]


INFO KAWASAN KPHP
113.363
Luas Area KPHP (Ha)
 
110.661
Luas HP / HPT (Ha)
 
2.701
Luas HL (Ha)
 
32
Jumlah Desa
 
Blok HP / HPT
No
Jenis Blok
Luas Blok (Ha)
Jumlah Petak
1 Perlindungan 13291.47 107
2 Pemanfaatan Kawasan/JasLing/HHBK 6647.34 52
3 Pemanfaatan HHK-HA
4 Pemanfaatan HHK-HT 75367.46
5 Pemberdayaan Masyarakat 15354.95 132
6 Blok Khusus
Blok HL
No
Jenis Blok
Luas Blok (Ha)
Jumlah Petak
1 Inti 119.51 1
2 Pemanfaatan 119.52
3 Khusus 2462.39
INFO HHBK
ISI
Hasil 15 Pencapaian : KPHP Unit V Rawas [ 2014 - 2023 ]
Poin Pencapaian
% Pencapaian
Thn Pelaporan
Sisa Tahun
A. Inventarisasi Berkala Wilayah Kelola dan Penataan Hutannya 0 %
B. Pemanfaatan Hutan pada Wilayah Tertentu 0 %
C. Rencana Pemberdayaan Masyarakat 0 %
D. Pembinaan dan Pemantauan (Controlling) yang telah ada Ijin Pemanfaatan Hutan maupun Penggunaan Kawasan Hutan 0 %
E. Penyelenggaraan Rehabilitasi Pada Areal di Luar Ijin 0 %
F. Pembinaan dan Pemantauan Pelaksanaan Rehabilitasi dan Reklamasi Pada pada Areal Ijin Pemanfaatan Hutan dan Penggunaan Kawasan 0 %
G. Penyelenggaraan Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam 0 %
H. Penyelenggaraan Koordinasi dan Sinkronisasi Antar Pemegang Ijin 0 %
I. Koordinasi dan Sinergi dengan Instansi dan Stakeholder Terkait 0 %
J. Penyediaaan dan Peningkatan Kapasitas SDM 0 %
K. Penyediaan Pendanaan 0 %
L. Pengembangan Database 0 %
M. Rasionalisasi Wilayah Kelola 0 %
N. Review Rencana Pengelolaan (Minimal 5 tahun sekali) 0 %
O. Pengembangan Investasi 0 %
Informasi Umum

Secara geografis dan administrasi wilayah KPHP Model Unit V Rawas dibagian Barat Daya sampai ke Utara berbatasan dengan Provinsi Jambi.  Di sebelah Timur secara administrasi berbatasan dengan Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan, sedangkan berdasarkan pemanfaatan hutan berbatasan dengan IUPHHK PT. Bumi Persada Permai. Di bagian Barat Daya berbatasan dengan Taman Nasional Kerinci Seblat dan Hutan Produksi Konversi yang sudah dimohon untuk perkebunan kelapa sawit. Di tengah bagian tenggara semuanya merupakan Areal Penggunaan Lain (APL) yang sudah dimanfaatkan menjadi pemukiman, perkebunan rakyat dan perkebunan yang dikelola oleh perusahaan.