Selamat Datang di KPHP Kupang


INFO KAWASAN KPHP
154.714
Luas Area KPHP (Ha)
 
50.444
Luas HP / HPT (Ha)
 
104.270
Luas HL (Ha)
 
0
Jumlah Desa
 
Blok HP / HPT
No
Jenis Blok
Luas Blok (Ha)
Jumlah Petak
1 Perlindungan 9127.89 2
2 Pemanfaatan Kawasan/JasLing/HHBK 6741.19 2
3 Pemanfaatan HHK-HA
4 Pemanfaatan HHK-HT
5 Pemberdayaan Masyarakat 31349.5 2
6 Blok Khusus 3225.26 1
Blok HL
No
Jenis Blok
Luas Blok (Ha)
Jumlah Petak
1 Inti 35676.50 1
2 Pemanfaatan 68593.33 1
3 Khusus
INFO HHBK
ISI
Hasil 15 Pencapaian : KPHP Kupang [ - ]
Poin Pencapaian
% Pencapaian
Thn Pelaporan
Sisa Tahun
A. Inventarisasi Berkala Wilayah Kelola dan Penataan Hutannya 0 % 0 0
B. Pemanfaatan Hutan pada Wilayah Tertentu 0 % 0 0
C. Rencana Pemberdayaan Masyarakat 0 % 0 0
D. Pembinaan dan Pemantauan (Controlling) yang telah ada Ijin Pemanfaatan Hutan maupun Penggunaan Kawasan Hutan 0 % 0 0
E. Penyelenggaraan Rehabilitasi Pada Areal di Luar Ijin 0 % 0 0
F. Pembinaan dan Pemantauan Pelaksanaan Rehabilitasi dan Reklamasi Pada pada Areal Ijin Pemanfaatan Hutan dan Penggunaan Kawasan 0 % 0 0
G. Penyelenggaraan Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam 0 % 0 0
H. Penyelenggaraan Koordinasi dan Sinkronisasi Antar Pemegang Ijin 0 % 0 0
I. Koordinasi dan Sinergi dengan Instansi dan Stakeholder Terkait 0 % 0 0
J. Penyediaaan dan Peningkatan Kapasitas SDM 0 % 0 0
K. Penyediaan Pendanaan 0 % 0 0
L. Pengembangan Database 0 % 0 0
M. Rasionalisasi Wilayah Kelola 0 % 0 0
N. Review Rencana Pengelolaan (Minimal 5 tahun sekali) 0 % 0 0
O. Pengembangan Investasi 0 % 0 0
Informasi Umum

Keberadaan KPH Kabupaten Kupang  ditetapkan melalui Keputusan Menteri Kehutanan Republik Indonesia Nomor : SK.591/Menhut-II/2010. Selain keputusan Menteri Kehutanan, Terdapat pula Pergub NTT Nomor 90 Tahun 2016 dan Perda No. 9 tentang Pembentukan KPH telah ditetapkan Organisasi dan Tata Kerja Kesatuan Pengelolaan KPH Kabupaten Kupang. Hasil analisis data awal menunjukkan bahwa wilayah KPH Kabupaten Kupang memiliki potensi yang cukup besar dan beragam baik itu potensi kayu maupun bukan kayu. Berdasarkan data BPS Tahun 2016 dan data Dinas Kehutanan Provinsi NTT potensi kayu yang ada di Kabupaten Kupang yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi antara lain adalah Jati (Tectona grandis), Rimba Campuran, Cendana (Santalum album) dan Mahoni (Swetenia spp). Selain potensi kayu KPH Kabupaten Kupang juga memiliki potensi Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) yang antara lain adalah : madu hutan (Apis dorsata), kemiri (Aleurites molucana), pinang (Areca spp), kayu putih (Melaleuca spp) dan asam (Tamarindus indica). Potensi ekologi lainnya yang dimiliki KPH Kabupaten Kupang selain HHK dan HHBK yaitu potensi ekowisata yang menwarkan berbagai keindahan alam seperti keindahan alam Gunung Fatuleu, Gunung Timau, Air Terjun Tesbatan dan Goa Alam Sonbai.  

Secara geografis UPT KPH Kabupaten Kupang terletak antara 123° 18’ 20” BT-124° 11’ 15” Bujur Timur dan 9° 20’ 38” LS-10° 21’ 41” Lintang Selatan. Secara administrasi pemerintahan, wilayah kelola KPH Kabupaten Kupang terletak di 26 wilayah kecamatan dalam Kabupaten Kupang. Adapun batas-batas wilayah KPH Kabupaten Kupang adalah sebagai berikut :
- Sebelah utara dengan laut Sawu dan selat Ombai,
- Sebelah barat dengan Kota Kupang, Kabupaten Rote Ndao, Kabupaten Sabu Raijua dan laut Sawu,
- Sebelah selatan dengan Samudera Hindia
- Sebelah timur dengan Kabupaten Timor Tengah Selatan dan Negara Timor Leste.
 
Berdasarkan rekonstruksi tata batas yang telah disesuaikan pada peta luas KPH Kabupaten Kupang adalah ± 208.609,84 Ha. Luasan wilayah kelola KPH Kabupaten Kupang yang disesuaikan dengan rekonstruksi tata batas pada peta ini terdiri dari Hutan Lindung (HL) seluas ± 104.269,82 Ha (49,98%), Hutan Produksi Terbatas (HPT) seluas ± 60.852,08 Ha (29,18%) dan Hutan Produksi (HP) seluas ± 43.477,93 (20,84%) Ha yang semuanya terletak pada 17 Kelompok Hutan (KH) dan terletak di 26 wilayah kecamatan dalam Kabupaten Kupang. Wilayah KPHP Kupang yang tersebar di tersebar 26 kecamatan sebagian sudah memiliki akses yang cukup baik. Akses menuju lokasi KPHP dapat dijangkau melalui angkutan darat dengan kondisi bervariasi mulai dari jalan aspal sampai dengan jalan perkerasan dan jalan setapak. KPHP Kabupaten Kupang didominasi oleh bagian wilayah yang berpenutupan hutan lahan kering sekunder yaitu seluas 101.211,94 Ha (48,52%) dari total luas kawasan. Wilayah dengan tipe penutupan hutan lahan kering primer menempati areal terluas kedua yaitu seluas 43.527,04 Ha (20,87%), wilayah berpenutupan semak belukar berada di urutan ketiga dengan luas 19.438,01 Ha (9,32%) dari total kawasan. 
Wilayah pengelolaan KPH Kabupaten kupang didominasi oleh hutan produksi sehingga sejatinya KPH ini dikelola sebagai KPH Produksi namun tidak boleh lepas dari fungsi lindung mengingat sebagian besar wilayahnya berada pada areal dengan kelerengan agak curam